Close

August 11, 2012

Aqiqah Menurut Islam

PENGERTIAN AQIQAH

Sayyid dalam Faqhu Sunnah mengatakan bahwa aqiqah adalah hewan sembelihan untuk anak yang baru lahir. Kemudian beliau mengutip perkataan pengarang Mukhtar Shahih yang menyebutkan bahwa makna Al Aqiqah atau ‘Iqqah adalah rambut makhluk yang baru lahir, baik yang baru dilahirkan atau binatang. Hal yang sama dikatakan Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitabnya Tuhfatul Maudud, mengatakan bahwa, Imam Jauhari berkata, “Menyembelih hewan pada hari ketujuhnya dan mencukur rambutnya.”  Selanjutnya Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, ”Dari penjelasan ini jelaslah bahwa aqiqah itu disebut demikian karena mengandung dia unsur diatas dan lebih utama.”

 

DALIL AQIQAH

Dari Salman bin ‘Amir Adh Dhabiy, dia berkata, Rasulullahbersabda, ”Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelilhlah hewan dan hilangkan semua gangguan darinya.” (HR. Bukhari)

 

HUKUM AQIQAH

Hukum aqiqah adalah sunnah muakkad, walaupun orang tua sang bayi dalam keadaan kesusahan. Aqiqah dilakukan oleh Rasulullah saw dan para sahabat beliau. Pendapat ini didukung oleh Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Ahmad, Imam Ishaq, Imam Abu Tsaur dan Imam Thabari.

Al Laits, Abu daud, Hasan Bashri,  Buraidah Al Aslami, Abnu Zamad berpendapat bahwa hukum Aqiqah adalah wajib sebagaimana hukum Qurban.

 

WAKTU PENYEMBELIHAN

Sayyis Sabiq mengatakan bahwa penyembelihan hewan aqiqah dilaksanakan hari ketujuh sejak kelahiran apabila memungkinkan. Jika tidak, maka hari keempat belas. Apabila tidak memungkinkan, maka pada hari keduapuluh satu sejak kelahiran atau dihari manapun dibolehkan. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Baihaqi, “Aqiqah itu disembelih pada hari ketujuh, atau keempat belas, atau kedua puluh satu.”

 

AQIQAH untuk Anak Laki Laki dan  Perempuan

Dari Aisyah ra dia berkata, Rasulullah saw bersabda. ” Bayi laki laki diaqiqahi dengan dua kambing yang sama dan bayi perempuan satu kambing,’ (HR Ahmad). Dari Ibnu Abbas, ”bahwasannya Rasulullah saw mengaqiqahi Hasan dan Husein dengan satu kambing dan satu kambing.” (HR Abu Daud).

Imam Ash Shan’ani rahimahullah dalam kitabnya Subulis Salam mengomentari hadist Aisyah tersebut diatas dengan perkataan, “Hadits ini menunjukan bahwa jumlah kambing yang disembelih untuk bayi perempuan adalah setengah dari bayi laki laki.” Sebagian ulama berpendapat mengaqiqahi bayi laki laki dengan satu kambing dikarenakan terbatas.

 

SUNNAH MEMASAK DAGING SEMBELIHAN AQIQAH

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitabnyaTuhfatul Maudud berkata, ” Memasak daging kambing aqiqah termasuk sunnah. Yang demikian itu karena jika dagingnya sudah dimasak maka orang orang miskin dan tetangga (yang mendapat bagian) tidak merasa repot lagi. Hal ini akan menambah kebaikan dan rasa syukur terhadap nikmat tersebut. Para tetangga, anak anak, dan orang miskin dapat menyantapnya dengan gembira. Sebab orang yang diberi daging yang sudah masak , siap dimakan, dan enak rasanya ,tentu rasa gembiranya lebih dibanding jika daging mentah yang masih membutuhkan tenaga lagi untuk memasaknya. Pada umumnya, makanan syukuran (dibuat dalam rangka untuk menunjuk rasa syukur) dimasakan dahulu sebelum diberikan atau dihidangkan kepada orang lain.”

 

MENCUKUR RAMBUT

Rasulullah saw berkata, ” Wahai Fatimah, cukurlah olehmu rambutnya (Hasan) dan bersedekahlah dengan perak seberat timbangan rambutnya kepada orang miskin.” Kemudian rambut mereka berdua ditimbang yang  beratnya dua dirham atau sebagian dirham (HR. Ahmad)

 

PEMBAGIAN DAGING AQIQAH

Rasulullah saw bersabda, “Timbanglah rambut Husein dan bersedekahlah dengan perak seberat rambut tersebut dan berikanlah kaki aqiqah kepada satu suku bangsa.” (HR. Baihaqi)

Pembagian daging sama seperti pembagian daging qurban, yaitu diberikan kepada fakir miskin , kaum kerabat, tetangga, suku bangsa tertentu dan boleh juga sebagian dimakan oleh sendiri. Tidak ada perbedaan pendapat tentan hal ini.

 

UCAPAN SELAMAT ATAS KELAHIRAN

Hasan Al Bashri pernah mendoakan seorang yan baru saja dikaruniai anak. Beliau membaca doa, “Buurika laka fiil mauhub,wa syakrtal waahin, wa ruziqta birrohu, wa balagho asysyudahh.”

(Semoga anda diberkati dengan anugrah bayi, Anda dapat bersyukur kepada pemberi anugerah, anda memeperoleh kebaikannya dan sampailah dia menjadi matang pikirannya.)

 

MEMBERI NAMA

Rasulullah saw bersabda, ” Namailah anka naka mu dengan nama para nabi. Nama yan paling dicinta Allah adalah Abdullah dan Abdurrahman, sebenar benarnya nama adalah Harits dn Hammam. Seburuk buruknya nama adalah Harb dan Murroh”. (HR. Abu Daud dan Nasai). Rasulullah saw bersabda, “Janganlah kalian namai anakmu dengan kata Yasar (Mudah), Raibah (Beruntung), Najh (Berhasil) dan Aflah (Bahagia)”. (HR Muslim).

 

DOA UNTUK ANAK

U’idzuka bikalimmatillahit tammati, min kulli syaithoni wa hammah, wa min kulli a’inin laamammah.

(Aku perlindungkan engkau dengan kalimat Allah yang sempurna dari godaan syaithon dan racun dan setiap pandangan yang penuh benci.)

Diriwayatkan dari Abu Musa Al Asy’ari ra. Ia berkata, Telah lahir anak laki lakiku kemudian kau membawanya kepada Rasulullah saw, Lalu beliau memberinya nama Ibrahim dan mentahniknya dengan sebiji kurma dan mendoakannya dengan keberkahan lalu diserahkan kembali padaku.” (HR Bukhari).

MENTAHNIK

Mentahnik adalah mengunyah kurma sampai lembut dan memasukan ke dlaam mulut bayi. Tahnik dilakukan pada awal awal kelahiran yaitu pada bilangan pertama hingga ketujuh.

 

Aqiqah pula dapat dilaksanakan dengan menggunakan jasa layanan aqiqah,dan kami Habib Aqiqah hadir untuk membantu anda. Jasa layanan Aqiqah Tangerang, Jakarta, Bekasi, Depok siap melayani anda. Harga kambing terjangkau higienis dan syarie. Hubungi kami di www.habibaqiqah.com / kambingaqiqahh.blogspot.com / jasakambingaqiqahtangerang.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *